KEMBALILAH
Pulanglah, aku rindu akan hadirmu.. Kemarin malam, Aku mengumpatmu sejadi-jadinya Demi apa, segala pinta dan penjelasanmu hanya mencipta angkara Semakin keruh, semakin jenuh Pada puncak kemarahan, Ku katakan padamu, ini saatnya kita menyudahi Pada puncak kecewa, Ku katakan padamu, namamu juga segala tentang kita tak lagi sama dan punya makna Malam ini, Terputar kembali Dan aku tersadar Setelah seharian tak berkabar Kaulah orangnya Masih kau dan hanya kau Yang tetap berupaya membuatku tertawa bahagia Walau dalam keadaan tak punya dan sedikit terpaksa Teringat akan ucapanmu kala itu "Lelahku seharian sirna, setiap teringat ada kau tempat aku berbagi cerita setelah seharian berkelana" Lantas mengapa dengan tanpa malu aku merasa, Bahwa aku yang paling berjuang dan mencinta diantara kita? Padahal nyatanya kaupun juga pernah berjuang untuk kita bukan? Sekarang hampir menjelang pagi Maukah kau kembali? Urungkan niatmu untuk pergi Walau kemarin, memang aku yang meminta Tapi sekarang,...