PENGHUJUNG OKTOBER
Sekian dan Terima kasih. Terima kasih Oktober telah mengajarkanku banyak hal. Mengajarkanku harus tetap bertahan pada hal yang sangat memberatkan. Mengajarkanku harus tetap teguh pada keyakinan. Mengajarkanku harus tetap mempersilakan siapapun yang datang padahal hadirnya membuatku kesakitan. Namun tetap saja, aku mungkin tidak setangguh manusia pada kebanyakan. Aku juga tidak akan pernah lupa dengan bulan-bulan penuh tekanan dan menyakitkan. Entah Februari, April, Juli, Agustus, hingga September yang penuh akan kenangan . Tapi aku bersyukur sejauh ini telah berhasil bertahan pada keadaan. Tahun demi tahun angka dalam diri kian bertambah. Namun, masa hidup di bumi terus berkurang. Oktober kemarin cukup membuatku ternganga. Ada yang secara tiba-tiba meninggalkan tanpa berpamitan, pun ada yg tiba-tiba datang tanpa kupersilakan. Cukup yang meninggalkan menyisakan luka, karena pernah selalu bersama mengukir cerita. Namun tak apa, bukankah hidup memang selalu meninggalkan dan ditinggal...