RASA DAN KARSA
Perihal puan yang merindu sang tuan, dan segala sesuatu yang hilang akan digantikan dengan yang lebih baik. Dikeheningan malam aku duduk termenung menatap langit yang sedang bertabur bintang. Bersedih karena beberapa waktu terakhir orang yang dikagumi itu telah pergi. Dari yang awalnya perhatian sering berkabar, namun sekarang jarang. Hingga aku terlampau sering pula mengungkapkan rasa rindu yang telah berkecamuk didalam dada perihal itu. Akan tetapi bukan mengungkapkan kepada yang sedang dirindukan. "Lalu pada siapa?" -gumam bayangan di tembok kamar- "Pada siapa lagi kita harus mengadu dan mengungkapkan rasa itu selain kepada Sang Pemberi Rasa dan Karsa?" -jawabku lirih didalam hati Aku sedih, sebab ternyata aku bukanlah siapa-siapa bagi yang kukagumi. Namun tak apa... Bukankah segala sesuatu yang hilang akan digantikan yang lebih baik nantinya? Beberapa hari yang lalu ada sosok lain yang tiba-tiba menghampiri. Ternyata, orang yang kutemui pada belasan tahun silam....