Page 365/365
Karena setiap akhir adalah awal, hanya saja kita tidak menyadarinya seketika itu.
Terima kasih, 2021.
Ku tahu bahwa 2021 bukan tahun terbaik bagiku pun jua bagi sebagian orang diluar sana.
Bukan pula tahun yang membawa penuh kebahagiaan dan kegembiraan.
Tapi tahun ini banyak mengajarkanku arti kehidupan yang sesungguhnya. Tahun ini penuh dengan pembelajaran mengenai proses pendewasaan, kehilangan yang menyakitkan, kegagalan yang secara tiba-tiba, hidup yang redup, segala usaha yang sia-sia, sepi yang selalu menghinggapi, semoga yang belum tersemogakan, pun jua tentang angan yang masih membingungkan.
Banyak pula kesulitan di hari-hari 2021.
Banyak air mata bercucuran.
Jika digambarkan, mungkin 2021 adalah tahun dimana aku sedang hancur-hancurnya.
Berusaha tetap tersenyum ketika semesta memberikan hantaman-hantaman keras.
Berusaha menerima ketika segala sesuatu yang tidak kusuka datang secara tiba-tiba.
Dan berusaha ikhlas ketika sesungguhnya berat bagiku untuk merasakan kesakitan.
2021 merupakan tahun penuh kejutan.
Banyak yang datang, pun jua banyak yang pergi.
Tapi tak apa, tidak ada yang perlu disesali. Manusia memang diciptakan untuk datang dan pergi silih berganti sesuai kondisi. Tegakkan pundak, kuatkan tekad. Hidup kita kita yang menentukan dan menjalankan, bukan orang lain.
Jadi, jangan terlalu bergantung dan mengacu pada orang lain. Jika merasa sendiri, tak apa.. teruslah melangkahkan kaki, menapaki hari demi hari meskipun terasa sepi.
Hal lain yang perlu kita ingat adalah, "ketika kita merasa sendiri, ingatlah bahwa Tuhan selalu ada dihati. Tuhanlah yang tidak akan meninggalkan ketika seisi dunia tak menganggap ada".
Terima kasih juga teruntuk diriku sendiri.
Yang telah berjuang sejauh ini hingga sampai saat ini masih tetap bertahan dan berdiri sendiri meskipun banyak disakiti.
Terima kasih karena telah pandai berpura-pura bahagia dan menyembunyikan luka dihadapan mereka.
Akhirnya kita telah sampai di halaman terakhir pada tahun ini.
Terima kasih atas pengalamannya, 2021.
Semoga esok lekas mendapat kabar baik.
Kita tidak akan tahu akan jadi seperti apa 2022 nanti. Terlepas nantinya takdir akan berjalan baik ataupun sebaliknya, tetap yang saya tahu dan saya yakini adalah "Tuhan Maha Baik".
Time flies so fast.
Terima kasih manusia" yang membersamai, pernah hadir, baik yang singgah namun tak sungguh, misterius namun tak serius, ada namun tiada, serta mengerti namun tak berarti.
Karena, sejauh mata memandang, pikiran melayang, sampai kapanpun kalian akan tetap menjadi bagian dari proses hidup.
Tertanda,
Erika Adevia.
Komentar
Posting Komentar
Terima kasih atas kritik dan sarannya.